Detail Cantuman Kembali
optimalisasi penempatan UPFC pada sistem jawa bali 500KV menggunakan algoritma genetika
Jaringan transmisi merupakan bagian penting dalam sistem tenaga untuk menyalurkan energi listrik dari pusat pembangkit ke beban, untuk itu sistem tenaga harus diusahakan secara maksimal agar dicapai aliran daya yang optimal, Unified Power Flow Control (UPFC) adalah salah satu perangkat Flexible AC Transmission System (FACTS) yang mampu mengendalikan daya saluran transmisi secara terpisah pada transmisi listrik dan dapat dipasang pada ujung pengirim maupun penerima daya. Model injeksi daya UPFC ke saluran transmisi dibuat dalam suatu persamaan aliran daya Pada sistem Jawa Bali (Jali) 500 kV yang dianalisis dengan metode Algoritma Genetika, , agar menghasilkan injeksi daya yang dapat meminimalisasi rugi daya aktif dan reaktif saluran transmisi tanpa melampaui batas perangkat UPFC. Pada sistem Jawa Bali (Jali) 500 kV yang dianalisis dengan metode Algoritma Genetika, nilai UPFC yang optimal Daya Reaktif yang diinjeksikan pada sistem untuk bus 39 sebesar 9695.593207 MVar, bus 15 sebesar 10598.78754 MVar, dan pada bus 37 sebesar 10755.88608 MVar. Total rugi – rugi daya saluran pada sistem sebelum dipasang UPFC adalah 1815.775809 MW, sedangkan total rugi – rugi daya saluran pada sistem sesudah dipasang UPFC dengan GA adalah 1537.391648 MW.
623.18.13 Dan o
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2018
Surabaya
xii, 60 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







